Senin, 25 Agustus 2014

Obyek Wisata di Bali

Tanah Lot

Bali merupakan pilihan tempat wisata yang banyak diminati para wisatawan dalam negeri maupun wisatawan mancanegara. Dengan orang-orang yang ramah, selalu menyambut kedatangan Anda.Seperti yang kita tahu, Tanah Lot memang tempat wisata yang paling sering dikunjungi di Bali. Dimana Tanah Lot merupakan Pura Sad Kayangan yang terdapat di Kabupaten Tabanan, kira-kira dari Denpasar sekitar 45 Km. Pura ini sangat unik, karena dibangun diatas batu karang yang sangat besar dan memiliki beragam keindahan, salah satu keindahannya adalah Anda dapat melihat panorama matahari tenggelam (sunset), karena letaknya yang menjorok ke pantai. Tentunya sangat romantis bukan?
Tanah Lot merupakan pura laut yang dijadikan sebagai tempat untuk pemujaan dewa-dewa penjaga laut. Di sini ada dua pura yang terletak di di atas batu besar. Satu tertelak benar-benar di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Bahkan pada hari yang cerah, Anda dapat melihat Pura Uluwatu dari sini. Disebelah utara Pura Tanah Lot terdapat sebuah pura yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut. Tebing ini menghubungkan pura dengan daratan yang berbentuk seperti jembatan yang melengkung. Apabila Anda turun ke pantai antara Pura Tanah Lot dengan tebing, maka pada bulan tertentu Anda akan menyaksikan sunset terindah. Bola matahari yang berwarna merah akan tepat berada di lubang tebing. Seperti mata yang lelah memandang dunia. Sayangnya pemandangan ini hanya ada pada bulan-bulan tertentu yaitu saat matahari tenggelam condong ke utara. Jadi tidak setiap saat dapat Anda saksikan kendahan sunset yang sangat luar biasa dari atas Tanah Lot. Anda juga dapat melihat seekor ular laut yang dipercaya sebagai penjaga pura di Tanah Lot ini.



Pura Tanah Lot
Dibangun pada dua tempat yang berbeda. Satu terletak di atas bongkahan batu besar, dan satunya lagi terletak di atas tebing yang menjorok ke laut mirip dengan Pura Uluwatu.Tebing inilah yang menghubungkan pura dengan daratan dan bentuknya melengkung seperti jembatan.
Pura Tanah Lot merupakan bagian dari Pura Kahyangan Jagat di Bali, sebagai tempat memuja dewa penjaga laut. Pura Tanah Lot akan kelihatan dikelilingi air laut  pada saat air laut pasang. Di bawahnya terdapat goa kecil yang didalamnya ada beberapa ular laut, yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, berwarna hitam berbelang kuning.
Menurut cerita ular laut tersebut adalah jelmaan dari selendang perdiri pura, yaitu seorang Brahmana dari Jawa yang mengembara ke Bali. Beliau adalah Dang Yang Nirartha. Ular itu diutus sebagai ular penjaga pura ini.
Dari tempat parkir menuju pura Tanah Lot, banyak terdapat toko yang menjual berbagai barang kerajinan khas Bali. Misalnya patung, lukisan, kain pantai, pernak – pernik, dan aksesoris seperti di pasar seni Sukawati Bali. Selain itu terdapat pedagang makanan dan minuman dan penyewaan kamar kecil atau toilet. Harganya pun relatif murah untuk wisatawan domestik maupun mancanegara.




Legenda Pura Tanah Lot
Menurut legenda, pura ini dibangun oleh seorang brahmana yang mengembara dari Jawa. Ia adalah Danghyang Nirartha yang berhasil menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan ajaran Hindu dan membangun Sad Kahyangan tersebut pada abad ke-16. Pada saat itu penguasa Tanah Lot, Bendesa Beraben, iri terhadap beliau karena para pengikutnya mulai meninggalkannya dan mengikuti Danghyang Nirartha. Bendesa Beraben menyuruh Danghyang Nirartha untuk meninggalkan Tanah Lot. Ia menyanggupi dan sebelum meninggalkan Tanah Lot beliau dengan kekuatannya memindahkan Bongkahan Batu ke tengah pantai (bukan ke tengah laut) dan membangun pura di sana. Ia juga mengubah selendangnya menjadi ular penjaga pura. Ular ini masih ada sampai sekarang dan secara ilmiah ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning dan mempunyai racun 3 kali lebih kuat dari ular cobra. Akhir dari legenda menyebutkan bahwa Bendesa Beraben 'akhirnya' menjadi pengikut Danghyang Nirartha.
 

 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar